Liku-liku Kehidupan Waria (The Twists of Transsexual Life)

in #indonesia7 years ago

 Waria (wanita pria) selalu menarik untuk diperpincangan, karena unik dan berbeda dengan kita. Mereka berjenis kelamin laki-laki tetapi lebih nyaman berpenampilan seperti wanita. Hal ini bukan karena gejala psikologi, melainkan karena dorongan biologis. Saya akan menjelaskan alasannya dan liku-liku kehidupan waria. 

  The transvestites are always interesting to be preached because they are unique and different from us. They are male but more comfortable to look like women. This is not because of psychological symptoms, but because of biological urges. I will explain the reason and the twists and turns of transvestite life.  

  

 Sangat tidak mengenakkan menjadi waria. Apa saja yang dilakukan waria menjadi bahan gujingan. Misalnya ketika waria mengadapat perayaan ulang tahun di Hotel Hermes Palace, Lampineung, Banda Aceh, (Sabtu, 16/12/2017). Namun, yang beredar kabar, mereka menggelar pemilihan ratu waria di hotel itu, sehingga Satpol PP dan WH terjun ke lokasi dan mengamankan enam orang waria ke Kantor Sapol PP dan WH. Setelah diperiksa, ternyata memang terbukti kaum waria itu hanya melakukan perayaan ulang tahun. 

 Very uncomfortable become transvestites. Any which do transvestite into gujingan material. For example when waria hold a birthday celebration at Hermes Palace Hotel, Lampineung, Banda Aceh, (Saturday, 16/12/2017). However, rumors circulated that they held the election of the transvestite queen at the hotel, so Satpol PP and WH went to the location and secured six transvestites to the Sapol PP and WH Office. After being examined, it was evident that the transvestites were just doing birthday celebrations. 

 Pada acara telivisi, sosok waria dimunculkan untuk memancing pemilsa tertawa. Waria dijadikan produk hiburan, dan menjadi ciri khas lawakan ala Indonesia hingga saat ini 

 On the television show, style transvestites shown to be a laughingstock. Transvestites made into entertainment products, and became the hallmark of Indonesian style lawakan until today 

  

 Sule, seorang komedian Indonesia, sedang bergaya seperti waria (Sule, an Indonesian comedian, is styled like a transvestite)


 Banyak orang menganggap, waria sama dengan kaum gay atau lesbian, sehingga sering sekali mereka mendapat perlakukan kasar dan label stigma negatif dari masyarakat. Hal ini sesuai dengan alasan Kapolres Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Indonesia,  ketika menggrebek dan menyegel lima salon di wilayah kerjanya.  Ia mensinyalir, usaha salon milik waria telah disalahgunakan, dan dijadikan sebagai tempat melakukan hubungan sex bagi LGBT, Selasa (30/1/2018). 

 Many people think, transvestites are the same as gay or lesbian, so often they get rough treatment and negative stigma label from the community. This is in line with the reason for Lhokseumawe City Police Chief, North Aceh, Indonesia, when sealing five salons in his working area. He indicated, barber shop business owned by transvestites has been abused, and made as a place to have sex for LGBT, Tuesday (30/1/2018). 

  

 Menurut pemahaman saya, waria, gay dan lebian merupakan tiga hal yang berbeda. lesbian merupakan istilah bagi perempuan yang mengarahkan pilihan orientasi seksualnya kepada semua perempuan atau disebut juga perempuan yang mencintai perempuan baik secara fisik, seksual, emosional atau spiritual. Gay adalah sebuah istilah yang umumnya digunakan untuk merujuk orang homoseksual atau sifat-sifat homoseksual, mengarahkan pilihan orientasi seksualnya kepada laki-laki.  

 According to my understanding, transvestites, gay and lebian are three different things. Lesbian is a term for women who direct their sexual orientation choice to all women or also called women who love women whether physically, sexually, emotionally or spiritually. Gay is a term commonly used to refer people to homosexual or homosexual attributes, ie men who direct their sexual orientation choices to men. 

 Sedangkan waria bukan perempuan, dan juga bukan pria. Sebab, waria adalah laki-laki yang memiliki lebih banyak kandungan hormon estrogen (feminim), dan ini berbeda dengan umumnya laki-laki sejati yang memiliki lebih banyak hormon testosterone (maskulin). Semakin besar persentase kandungan hormon estrogen, makin menonjol pula laki-laki itu berperilaku seperti wanita. Hal ini merupakan anugerahAllah yang tidak dapat dibendung. 

 While transvestites are not women, nor are men. Because, transvestites are men who have more estrogen (feminine) hormone, and this is different from generally true men who have more testosterone (masculine). The greater the percentage of the hormone estrogen, the more prominent the man is also behaving like a woman. It is an unstoppable gift of God. 

 Tidak bisa dipungkiri, ada juga laki-laki yang memanfaatkan waria untuk mendapatkan sensasi seksualnya. Bagi waria, karena pengaruh kelebihan hormon estrogen yang saya sebut di atas, juga berpengaruh pada orientasi seksnya untuk menyukai laki-laki. Sebab, waria adalah laki-laki yang terperangkap jiwa perempuan di dalamnya. Akan tetapi bagi laki-laki normal, apa alasanya menyukai waria? Bila itu terjadi, yang salah waria atau laki-laki normal itu? 

 Can not be denied, there are also men who use transvestites to get sexual sensation. For transsexuals, since the effect of excess estrogen that I mentioned above, it is natural when thinking about his sexual orientation as a woman, who loved men. Because, transvestites are men who caught the soul of women in it. But for normal men, what is the reason for liking transvestites? Then, do we still blame the transvestites? 

Mohon di vote untuk menambah semangat saya menulis kisah menarik lainnya. Follow saya: @muharizalhasan

 Please vote to add my passion to write another interesting story. Follow me: @muharizalhasan